Sunday, April 19, 2026
HomeKabar KewilayahanPj Gubernur Babel, Safrizal, Gencarkan Program Ketahanan Pangan melalui Panen Raya di...

Pj Gubernur Babel, Safrizal, Gencarkan Program Ketahanan Pangan melalui Panen Raya di Desa Banyu Asin

Senin (19/2/2024) sore, Pj Gubernur Babel, Safrizal ZA, bersama petani dan masyarakat Desa Banyu Asin, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka, merayakan Panen Raya perdana. Meskipun gerimis pasca hujan lebat turut meramaikan suasana, acara tersebut tetap berlangsung meriah dan khidmat.

Dalam sambutannya, Safrizal menekankan pentingnya ketahanan pangan dan memberikan dukungan nyata kepada para petani. Produksi padi di Kepulauan Babel saat ini hanya mampu memenuhi 20 persen dari total kebutuhan, dan Pj Gubernur menggarisbawahi bahwa hal ini bukan hanya masalah kawalan pangan, tetapi juga berpengaruh pada tingkat inflasi di daerah tersebut.

“Saat ini kita perlu mencukupi 80 persen kebutuhan kita dengan impor dari luar daerah, yang menyebabkan kita terpengaruh oleh fluktuasi harga beras di pasaran luar. Hal ini juga berdampak langsung pada tingkat inflasi,” ungkap Safrizal.

Dalam upayanya meningkatkan ketahanan pangan, Safrizal mendorong para petani untuk tetap produktif dan menanam berbagai jenis tanaman pangan. Ia juga memberikan perhatian khusus pada pemenuhan pangan dari hortikultura, yang baru mampu memenuhi 2-3 persen dari kebutuhan, sementara sisanya harus dipasok dari luar daerah.

“Tingkat kebutuhan pangan yang terus meningkat berhubungan langsung dengan inflasi. Dengan pelaksanaan program Semarak Babel, tujuan kami adalah menjaga agar tingkat inflasi tetap rendah. Oleh karena itu, menjadi krusial untuk terus meningkatkan produksi,” tambahnya.

Usai memberikan sambutan, Safrizal beserta jajaran turun ke sawah untuk melakukan panen padi bersama masyarakat secara simbolis. Acara dimulai dengan doa sebagai ungkapan rasa syukur, diikuti oleh proses penggilingan padi.

Ditemani oleh Ketua TP PKK Safriati Safrizal, yang turut berperan dalam upaya pemberdayaan keluarga, Pj Gubernur dan jajarannya memantau potensi sawah Desa Banyu Asin sambil mendengar kendala yang dihadapi para petani.

Salah satu kendala yang disoroti adalah terkait batas wilayah yang telah diatur dalam undang-undang. Masuknya sebagian lahan pesawahan ke wilayah Kabupaten Bangka Barat menyebabkan Desa Banyu Asin tidak dapat menerima bantuan atau program pemerintah secara menyeluruh.

Menanggapi hal tersebut, Safrizal berjanji akan membahasnya dengan pihak terkait untuk mencari solusi bersama. Para Staf Ahli Gubernur, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kepulauan Babel, Kadis KLHK Kepulauan Babel, Pj Bupati Bangka M Haris, tokoh masyarakat, serta perangkat kecamatan dan desa, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments