Friday, April 24, 2026
HomeKabar KewilayahanBukber Keluarga Pj. Gubernur: Memperkuat Silaturahmi dan Ketakwaan di Bulan Ramadan

Bukber Keluarga Pj. Gubernur: Memperkuat Silaturahmi dan Ketakwaan di Bulan Ramadan

Pangkalpinang – Suasana kebersamaan terpancar hangat saat Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil, dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berbuka puasa bersama keluarga Pj. Gubernur Dr. Safrizal Zakaria Ali, M.Si. Acara bukber tersebut menjadi momen berharga dalam menjalin tali silaturahmi di kalangan keluarga besar Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kedatangan rombongan, yang dipimpin oleh Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd selaku Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, disambut hangat oleh Pj. Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Safriati Safrizal, S.Si., M.Si, beserta keluarga.

Meskipun Pj. Gubernur tidak dapat hadir secara langsung karena memiliki kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, namun semangat berbagi dan beribadah tetap terasa dalam acara tersebut.

Sebelum berbuka puasa, Ustadz Nuryadin memberikan kultum yang mengangkat tema pentingnya ibadah di bulan Ramadan. Beliau menjelaskan bahwa bulan Ramadan merupakan waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan iman dan ketakwaan.

“Tujuan akhir dari ibadah puasa adalah untuk mencapai tingkat ketakwaan yang lebih baik. Ketakwaan berarti taat kepada perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya,” paparnya di rumah dinas gubernur, Mahligai Serempun Sebalai.

Setelah berbuka puasa bersama, mereka melanjutkan dengan melaksanakan salat Maghrib dan Isya berjamaah. Ustadz Yan Hadi bertindak sebagai imam salat, sementara Ustadz Nuryadin memimpin salat tarawih.

Sebelum salat tarawih dimulai, Ahmadi Sopian, yang mewakili tuan rumah, menyampaikan kultum singkat. Dia menyatakan bahwa ibadah puasa di bulan Ramadan memiliki makna tersendiri bagi orang yang beriman. Ibadah puasa adalah ujian integritas.

“Puasa mengajarkan kita untuk tetap beribadah dengan tulus, terlepas dari apakah orang lain melihat atau tidak. Puasa bukanlah tentang pamer, tetapi tentang hubungan antara hamba dengan Sang Pencipta. Hanya Allah yang mengetahui sepenuhnya ganjaran bagi orang yang berpuasa. Semoga kita semua termasuk dalam golongan orang-orang yang beriman,” harapnya.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments