Langkahan, 4 Juni 2026 – Kepala Posko Wilayah Aceh, Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera, Safrizal ZA, bergerak cepat merespons dampak bencana angin kencang yang melanda sejumlah Hunian Sementara (Huntara) di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.
Dalam kunjungan yang didampingi oleh Bupati Aceh Utara, Safrizal meninjau langsung lokasi Huntara yang mengalami kerusakan akibat angin kencang pada Selasa (2/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus mempercepat langkah penanganan dan pemulihan.
Berdasarkan laporan yang diterima, angin kencang mengakibatkan kerusakan pada sejumlah Huntara, dengan rincian: Huntara Rumoh Rayeuk sebanyak 36 unit, Huntara Desa Langkahan 5 unit, Huntara Bukit Linteung 7 unit, serta Huntara Geudumbak sebanyak 10 unit.
Selain itu, pada Kamis (4/6/2026), cuaca ekstrem kembali melanda dan berdampak pada Huntara di Bukit Linteung dan Geudumbak. Saat ini, pemerintah daerah masih melakukan pendataan terhadap tambahan kerusakan yang terjadi.
Dalam keterangannya, Safrizal menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bentuk respons cepat pemerintah pusat atas laporan yang disampaikan oleh Bupati Aceh Utara. Ia menegaskan bahwa koordinasi telah dilakukan secara langsung dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) guna mempercepat penanganan di lapangan.
“Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan masyarakat terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan. Kami telah berkoordinasi langsung dengan Menteri PU, dan perbaikan Huntara yang mengalami kerusakan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu tujuh hari,” ujar Safrizal.
Sebagai bentuk kepedulian, dalam kesempatan tersebut pemerintah juga menyalurkan bantuan berupa paket peralatan dapur kepada keluarga terdampak yang menghuni Huntara tersebut.
Pemerintah berharap proses perbaikan dapat segera tuntas sehingga warga dapat kembali menempati Huntara dengan aman dan nyaman, sekaligus meminimalkan dampak lanjutan yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem.


