Dalam sebuah podcast ‘What Now?’, Bill Gates, salah satu pendiri dan mantan CEO Microsoft, mengungkapkan visinya tentang era pasca-AI, di mana ia memproyeksikan bahwa manusia akan bekerja hanya 3 hari dalam seminggu.
Gates memproyeksikan wawasan tentang kerja 3 hari seminggu ini akan menjadi kenyataan ketika kecerdasan buatan telah mencapai tingkat kemajuan yang diperlukan. Dalam pembicaraannya dengan host Trevor Noah, Gates menyampaikan bahwa di masa depan, manusia tidak perlu bekerja terlalu keras. Ia menyatakan, “Jika pada akhirnya kita bisa menciptakan masyarakat di mana bekerja hanya tiga hari dalam seminggu, mungkin itu bukanlah masalah,” seperti dilaporkan oleh India Times.
Bill Gates menyamakan perkembangan AI dengan era awal komputer, di mana manusia perlu berkenalan dan beradaptasi dengan teknologi tersebut. Saat ini, upaya terus dilakukan untuk memahami AI secara lebih mendalam.
Pada bulan Februari yang lalu, Gates memberikan pujian terhadap platform AI ChatGPT milik OpenAI. Menurutnya, penerapan teknologi seperti ini memiliki potensi untuk mengubah dunia.
Bill Gates menyatakan bahwa AI seperti chatbot, khususnya ChatGPT, memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan kantor, terutama dalam hal penulisan faktur atau surat. Gates mengungkapkan keyakinannya bahwa teknologi ini akan mengubah dunia, sebagaimana dikutip oleh kantor berita Handelsblatt.


