Thursday, April 23, 2026
HomeKabar KewilayahanDitjen Bina Adwil Menguatkan Transformasi Digital dengan Sistem SRIKANDI

Ditjen Bina Adwil Menguatkan Transformasi Digital dengan Sistem SRIKANDI

Jakarta – Sebagai bagian dari upaya implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan terus memperkuat komitmennya untuk mendukung kebijakan tersebut melalui penerapan aplikasi SRIKANDI dalam proses administrasi persuratannya. Penggunaan aplikasi ini telah diterapkan di Lingkup Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri sejak 15 Januari 2024.


Baca lainnya : Dorong Hub Network, Ditjen Bina Adwil Gelar Pelatihan Frontline Service Delivery di 3 Provinsi


 

Mey Rany, Plh. Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, menyatakan apresiasi terhadap seluruh unit kerja yang telah beradaptasi dengan perubahan ini. “Kami sudah menggunakan Aplikasi SRIKANDI ini sejak 15 Januari 2024 lalu, hampir 2 bulan. Ini merupakan langkah penting menuju digitalisasi administrasi persuratan,” ujar Mey Rany.

Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan menjadi salah satu pelopor di tingkat eselon I Kementerian Dalam Negeri yang menerapkan sistem persuratan elektronik dengan SRIKANDI, mulai dari registrasi surat masuk hingga penandatanganan surat keluar.

Mey Rany juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai penyesuaian untuk mengatasi tantangan yang muncul seiring dengan implementasi SRIKANDI sebagai budaya dan pola kerja baru di setiap unit kerja.

Rizza Kamajaya, Kepala Bagian Umum Ditjen Bina Adwil, menegaskan bahwa meskipun masih ada tantangan dalam perjalanan 2 bulan menggunakan SRIKANDI, pihaknya memberikan dukungan penuh untuk mengatasi kendala tersebut. “Kami menyadari bahwa penyesuaian dari proses manual ke proses elektronik bukanlah hal yang mudah, namun kami yakin semua pegawai akan dapat mengatasi hal tersebut. Kami juga akan menangani kendala teknis seperti masalah jaringan dengan baik,” ungkap Rizza.

Ditjen Bina Adwil akan terus melaksanakan rapat koordinasi internal untuk mengevaluasi pelaksanaan digitalisasi persuratan ini. Selain itu, mereka juga akan menyelenggarakan Bimbingan Teknis terkait proses administrasi persuratan untuk memastikan seluruh pegawai memiliki pemahaman yang baik dalam penggunaan SRIKANDI.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments