Mataram (18/03/2023) – Peran penting kecamatan dalam mendukung pembangunan desa menjadi sorotan pada acara pelatihan aparatur camat di Hotel Lombok Raya. Hal ini merupakan respons terhadap program Nawacita yang menekankan pentingnya membangun Indonesia dari daerah terpencil dan terpinggirkan.
Dalam sambutannya, Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Dr. Drs. Amran., MT menyoroti peran strategis kecamatan sebagai penghubung antara pemerintah desa dengan pemerintah daerah kabupaten/kota. Lebih dari 954 peserta dari berbagai instansi kecamatan, pendidikan, dan kesehatan ikut serta dalam pelatihan tersebut, yang juga dilaksanakan di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Aceh.
Amran menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan desa dengan menunjukkan peningkatan anggaran Dana Desa dari tahun ke tahun, kecuali pada masa pandemi Covid-19. Total anggaran dana desa dari 2015 hingga 2024 mencapai Rp609 Triliun, dengan anggaran tahun 2024 mencapai Rp71 Triliun.
Diharapkan setelah pelatihan, para aparatur kecamatan mampu menganalisis persoalan desa terutama terkait pelayanan dasar dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Mereka juga diharapkan dapat menyusun agenda terpadu untuk melakukan pembinaan dan pengawasan ke desa, guna mendukung tata kelola pemerintahan desa dan menciptakan kemandirian desa melalui program-program yang tepat sasaran.


